Apakah IPK menjamin mahasiswa mampu menyelesaikan skripsi dengan baik?

Oleh: Moh. Kadhapy . 29 Januari 2021 . 17:55:21

Pandemi tidak menyurutkan semangat para mahasiswa jurusan Bahasa Inggris untuk melaksanakan tanggung jawab mereka sebagai mahasiswa tingkat akhir untuk menyelesaikan studi. Sebanyak 11 orang mahasiswa bahasa inggris menjadi peserta ujian proposal dan ujian komprehensif pada hari jumat 29 Januari 2021 di gedung Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo. Ujian ini dilaksanakan secara tatap muka dengan ketat memperhatikan protokol kesehatan sebagaimana arahan pemerintah dan kampus.

Saat Tim Humas Fakultas Sastra dan Budaya (Violet Media) hendak mengambil dokumentasi, terlihat sejumlah mahasiswa tengah menunggu gilirannya di selasar gedung jurusan Bahasa Inggris Fakuktas Sastra dan Budaya. Raut wajah yang bercampur aduk antara takut dan bahagia tergambarkan di sudut - sudut hampa gedung tersebut. Tak lupa juga dukungan serta doa dari para kerabat menjadi penopang paling berguna di saat itu.

Crew Violet media mewawancarai salah satu dosen penguji di hari itu yakni ibu Indri Wirahmi Bay yang juga menjabat sebagai sekretaris jurusan Bahasa Inggris. Beliau menjabarkan bagaimana hal - hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan skripsi. Salah satunya ialah plagiarisme, hal ini menjadi sangat genjar untuk dijadikan fokus pada penelitian mahasiswa karena pihak jurusan mengharapkan agar mahasiswanya lebih kompeten dalam menulis skirpsinya. Juga bersamaan dengan itu beliau menyampaikan bahwa penilitian mahasiwa harus benar - benar memiliki bobot dan dibuat dengan dedikasi yang tinggi yang kiranya dapat membuat para dosen tercengang ketika membaca tulisannya.

Indri Wirahmi Bai selaku sekretaris Jurusan berpesan ke mahasiswa bahwa skripsi yang dibuat harus bermanfaat bagi banyak pihak dan banyak kalangan. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam penulisan skripsi, Kecerdasan ataupun IPK yang tinggi tidak menjamin mahasiswa tersebut dapat membuat skripsi tersebut dengan baik. Menulis skripsi membutuhkan mental yang kuat, ketekunan dan kesabaran yang luar biasa.

"Setau saya, dalam sejarah penulisan skripsi, malah banyak orang yang biasanya memiliki IPK tinggi tapi akhirnya ada yang sampai DO (drop out)" tutupnya.

 

Agenda

15 Januari 2021

RAPAT KERJA IKA FSB

Pembahasan IKA FSB

17 Juli 2020

Webinar Pariwisata FSB

" Magang di industri sebagai implementasi konsep merdeka belajar "

17 Juli 2020

Workshop Virtual

Sastra profetik dan teknik menulis kreatif, produktif, dan best seller

16 Juli 2020

REUNI AKBAR DAN PEMBENTUKAN IKATAN ALUMNI

Optimalisasi peran alumni bagi perkembangan Fakultas Sastra dan Budaya - UNG