fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Kemampuan menulis esai deskriptif siswa SMPN 12 Gorontalo mengalami peningkatan signifikan setelah diterapkan teknik pembelajaran FRESH dalam pelajaran Bahasa Inggris. Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian kuantitatif yang dilakukan pada siswa kelas VII-3 tahun ajaran berjalan.
Siti Mutiyah Tolinggi dalam penelitian skripsinya yang berjudul “Efektifitas Teknik FRESH dalam Menulis Esai Deskriptif di SMPN 12 Gorontalo” menjelaskan, menulis merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris karena menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan ide, perasaan, pemikiran, hingga pengetahuan dalam bentuk tulisan. Salah satu bentuk tulisan yang diajarkan di tingkat SMP adalah teks deskriptif, yaitu teks yang bertujuan menggambarkan orang, tempat, atau benda secara jelas dan rinci.
Untuk membantu siswa menguasai keterampilan tersebut, guru menerapkan teknik FRESH, sebuah teknik pengajaran yang dirancang untuk mempermudah siswa dalam menyusun teks deskriptif secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas teknik tersebut dengan membandingkan kemampuan menulis siswa sebelum dan sesudah penerapan FRESH.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen pada satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 25 siswa kelas VII-3. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang cukup mencolok. Nilai rata-rata kemampuan menulis esai deskriptif siswa meningkat dari 10,44 pada pre-test menjadi 15,4 pada post-test, dengan persentase peningkatan mencapai 37,82 persen. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan nilai t-hitung sebesar 29,632, jauh lebih besar dibandingkan t-tabel 2,807, yang berarti hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa teknik FRESH terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis esai deskriptif siswa SMPN 12 Gorontalo. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru Bahasa Inggris dalam memilih strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif di kelas.
Artikel penelitian selengkpnya dapat dilihat disini