fsb.ung.ac.id, Penelitian – Kajian sastra kembali menunjukkan relevansinya dalam memahami dinamika psikologis manusia melalui penelitian yang dilakukan oleh Irawati Mohamad, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dalam skripsinya, ia mengangkat novel Please Look After Mom sebagai objek kajian dengan pendekatan psikologi sastra.
Penelitian yang dibimbing oleh Prof. Dr. Moh. Karmin Baruadi, M.Hum dan Dr. Herman Didipu, S.Pd., M.Pd ini menyoroti bagaimana emosi para tokoh dalam novel karya Kyung-Sook Shin merefleksikan kondisi psikologis yang kompleks, terutama setelah kehilangan sosok ibu.
Menggunakan perspektif teori emosi dari Krech dan Crutchfield, penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan bentuk-bentuk emosi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pembacaan intensif dan pencatatan terhadap bagian-bagian teks yang relevan.
Hasil penelitian mengungkap bahwa novel tersebut sarat dengan ragam emosi yang mencerminkan pergulatan batin para tokohnya. Emosi dasar seperti kebahagiaan, kemarahan, ketakutan, dan kesedihan menjadi fondasi utama yang membentuk alur cerita. Selain itu, ditemukan pula emosi yang berkaitan dengan stimulasi sensorik, seperti rasa sakit, jijik, dan kenikmatan.
Lebih jauh, penelitian ini juga mengidentifikasi emosi yang berkaitan dengan penilaian diri, seperti rasa malu, bangga, dan kasihan. Sementara itu, emosi apresiatif berupa humor, keindahan, serta rasa kagum turut memperkaya dimensi emosional dalam novel. Tidak kalah penting, suasana hati berupa kecemasan menjadi benang merah yang mengikat keseluruhan pengalaman emosional tokoh.
Menurut Irawati, faktor penyebab munculnya emosi tersebut tidak hanya berasal dari dalam diri tokoh (internal), tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan relasi sosial (eksternal). Hal ini menunjukkan bahwa karya sastra mampu merepresentasikan realitas psikologis manusia secara mendalam dan multidimensional.
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian psikologi sastra, sekaligus memperkaya pemahaman pembaca terhadap makna emosional dalam karya sastra modern. Selain itu, hasil kajian ini juga menegaskan pentingnya perspektif interdisipliner dalam mengungkap nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung dalam sebuah karya sastra.
Artikel selengkpnya dapat dilihat disini