Asah Bakat Menulis Siswa, Mahasiswa PBSI UNG Gelar Workshop Cerpen dan Puisi di SMA Negeri 1 Tilango

fsb.ung.ac.idGorontalo – Upaya meningkatkan kreativitas dan kemampuan literasi siswa kembali diwujudkan melalui kegiatan edukatif yang inspiratif. Mahasiswa magang Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan Workshop Mini Penulisan Cerpen dan Puisi di SMA Negeri 1 Tilango, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan intensif selama satu hari ini diikuti oleh anggota organisasi literasi sekolah, Nawasastra.

Workshop ini menghadirkan dua pemateri kompeten dari luar sekolah yang memberikan perspektif praktis dalam dunia kepenulisan. Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah, Lies Pakaya, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa sekaligus harapan agar kegiatan ini mampu melahirkan penulis muda berbakat. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nurhawa Kalaka, yang menekankan pentingnya literasi sebagai bagian dari pengembangan karakter dan keterampilan abad ke-21.

Sesi pertama workshop diisi oleh Siti Nurgian Utina yang membawakan materi bertajuk “Berkenalan dengan Cerita Pendek yang Asyik”. Dalam suasana interaktif, siswa diajak memahami struktur dasar cerpen, teknik membangun alur cerita, hingga cara merancang kalimat pembuka yang menarik. Tidak hanya teori, peserta juga langsung mempraktikkan dengan menyusun kerangka cerita berdasarkan imajinasi mereka.

Setelah jeda, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penulisan puisi bersama Sri Muliani Dama. Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada kekuatan diksi, penggunaan metafora, serta permainan rima. Melalui latihan sederhana, peserta diajak mengekspresikan emosi dan pengalaman menjadi karya puisi yang padat dan bermakna. Pendekatan ini membantu siswa memahami bahwa menulis bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga bentuk ekspresi diri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI, Adam Musa, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. Ia merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan ide dan berpartisipasi dalam lomba menulis setelah mengikuti workshop tersebut.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam literasi. Melalui workshop yang singkat namun padat, mahasiswa magang UNG berhasil menciptakan ruang belajar yang kreatif dan inspiratif.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem literasi di sekolah. Dengan dukungan berbagai pihak, SMA Negeri 1 Tilango berpotensi menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga produktif menghasilkan karya sastra berkualitas di era komunikasi global.