fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FSB UNG kembali menghadirkan CCUFEST 2025, sebuah festival budaya yang mengajak pengunjung menjelajahi keberagaman budaya dunia dalam satu ruang kampus. Kegiatan ini digelar pada 13 Desember 2025 di Lapangan Indoor UNG.
CCUFEST 2025 dirancang sebagai pertemuan antara edukasi, hiburan, dan kreativitas mahasiswa. Berbagai rangkaian acara disiapkan untuk menghadirkan pengalaman budaya yang utuh dan menyenangkan. Festival ini menjadi ajang eksplorasi budaya lintas negara yang mudah diakses oleh mahasiswa.
Konsep acara mengusung semangat Culture Beyond Couture. CCUFEST 2025 terbuka bagi sivitas akademika dan masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya unggulan di lingkungan UNG.
Beragam kegiatan menarik mewarnai CCUFEST 2025, mulai dari cultural performances, food festival dari enam benua, hingga talkshop inspiratif. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan budaya yang merepresentasikan identitas global. Sajian kuliner dari berbagai belahan dunia turut menghadirkan pengalaman lintas budaya yang autentik.
Selain itu, talkshop menghadirkan ruang diskusi mengenai pengalaman lintas budaya dan kehidupan global. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai fun games interaktif. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk melibatkan pengunjung secara aktif. CCUFEST 2025 tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga pengalaman belajar. Interaksi budaya menjadi inti dari seluruh kegiatan.
Ketua Tim Teaching mata kuliah Cross Cultural Understanding, Novi Rusnarty Usu, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa CCUFEST merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Menurutnya, mahasiswa perlu diberi ruang untuk mengalami budaya secara langsung.
“CCUFEST kami rancang sebagai media pembelajaran kontekstual agar mahasiswa tidak hanya memahami budaya secara teoretis, tetapi juga mampu mengekspresikannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini mendorong mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan, kreativitas, dan kerja tim. Festival ini juga menjadi sarana mahasiswa berkomunikasi dengan publik yang lebih luas. Pendekatan ini dinilai efektif untuk membangun sensitivitas lintas budaya. CCUFEST menjadi wujud nyata implementasi pembelajaran CCU. Kegiatan ini juga melatih kepemimpinan dan tanggung jawab akademik mahasiswa.
Melalui CCUFEST 2025, UNG menegaskan komitmennya dalam mengembangkan literasi budaya global di lingkungan kampus. Festival ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap toleransi dan keterbukaan terhadap perbedaan. CCUFEST juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan komunitas.
Antusiasme pengunjung diharapkan semakin meningkat menjelang hari pelaksanaan. Panitia mengajak seluruh pengunjung untuk menikmati dan mengikuti rangkaian acara secara optimal. CCUFEST 2025 menjadi momentum perayaan keberagaman budaya. Kegiatan ini memperkuat identitas kampus sebagai ruang multikultural. Melalui CCUFEST, budaya dunia hadir dan dirayakan bersama di UNG.