fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi “Tiga Dosa Besar dalam Pendidikan” di SMA Negeri 1 Suwawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bahaya kekerasan seksual, intoleransi, dan bullying dalam lingkungan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, pemateri menjelaskan berbagai bentuk perilaku yang termasuk dalam tiga pelanggaran tersebut. Penjelasan ini penting agar siswa mampu mengenali serta menghindari tindakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Sosialisasi ini juga menekankan pentingnya empati dan kesadaran sosial di kalangan siswa. Peserta diajak untuk lebih peka terhadap tindakan yang dapat menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Selain itu, guru dan narasumber menggarisbawahi nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, dengan menghargai perbedaan agama, suku, budaya, dan pandangan.
Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Siswa diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat serta berbagi pengalaman terkait isu bullying, intoleransi, dan kekerasan seksual. Pendekatan partisipatif ini mendorong keterbukaan sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi sosial dan moral.
Melalui kegiatan ini, pihak SMA Negeri 1 Suwawa Timur berharap dapat membangun budaya sekolah yang positif dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Siswa didorong untuk saling menjaga, mendukung, serta mengembangkan karakter yang berintegritas.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi wujud nyata komitmen mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu memperkuat upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan beretika bagi seluruh warga sekolah.