Dari Kelas ke Karya Nyata, Mahasiswa MBKM UNG Luncurkan Buku Saku Puisi Siswa

fsb.ung.ac.idGorontalo – Empat mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang tergabung dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) meluncurkan buku saku puisi di SMAS Terpadu Wira Bhakti Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi sastra sekaligus pengembangan kreativitas siswa di lingkungan sekolah menengah atas.

Program ini berangkat dari kebutuhan untuk mendokumentasikan karya-karya puisi siswa yang selama ini hanya tersimpan sebagai tugas pembelajaran di kelas. Melalui inisiatif ini, puisi-puisi tersebut dihimpun, disusun, dan diterbitkan dalam bentuk buku saku, sehingga lebih tertata, mudah diakses, dan memiliki nilai lebih sebagai produk literasi sekolah.

Pemilihan format buku saku dinilai strategis karena praktis dan mudah dibawa oleh siswa. Selain itu, seluruh isi buku merupakan karya asli siswa, sehingga mencerminkan pengalaman, imajinasi, serta ekspresi mereka secara autentik. Dalam proses penyusunannya, mahasiswa MBKM bersama guru pendamping melakukan seleksi dan penyuntingan ringan, terutama pada aspek ejaan dan tanda baca, tanpa mengubah gaya bahasa maupun makna yang terkandung dalam puisi.

Hasilnya, terbitlah sebuah buku saku puisi yang memuat kumpulan karya terbaik siswa. Kehadiran buku ini mendapat respons positif dari siswa karena mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap karya sendiri sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya di bidang sastra.

Lebih dari sekadar publikasi karya, buku saku ini juga memiliki fungsi edukatif. Guru dapat memanfaatkannya sebagai bahan ajar pendukung dalam pembelajaran sastra, sehingga proses belajar menjadi lebih kontekstual dan dekat dengan pengalaman siswa.

Melalui program ini, mahasiswa MBKM UNG tidak hanya memberikan kontribusi dalam pengembangan literasi, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem kreatif di sekolah. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat budaya literasi secara berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi muda yang apresiatif dan produktif dalam dunia sastra.