Kajian Sosiologi Sastra Mahasiswa UNG Tampilkan Potret Kemiskinan di Konferensi Internasional

fsb.ung.ac.idGorontalo – Mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Bastrasia), Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rolan Daud dan Kartika Amalia Neno, turut ambil bagian dalam forum ilmiah International Conference on Education 2025 yang diselenggarakan pada Kamis, 24 Juli 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Rolan dan Kartika memaparkan hasil kajian ilmiah mereka yang berjudul “Narasi Kemiskinan di Tanah Minang: Telaah Sosiologi Sastra dalam Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen”. Kajian ini membedah potret realitas sosial masyarakat Minangkabau yang terekam dalam karya sastra, khususnya bagaimana kemiskinan digambarkan sebagai persoalan struktural dalam ruang budaya yang sarat nilai tradisi.

Melalui pendekatan sosiologi sastra, keduanya mengungkapkan bagaimana J.S. Khairen tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga menghadirkan kritik sosial terhadap ketimpangan ekonomi dan beban budaya yang dialami keluarga kelas bawah di Sumatera Barat. Karya tersebut dibaca sebagai bentuk perlawanan naratif terhadap dominasi struktur sosial yang timpang.

Partisipasi Rolan dan Kartika dalam forum tersebut menjadi salah satu representasi kontribusi mahasiswa UNG dalam pengembangan kajian sastra yang berbasis realitas sosial. Penelitian mereka menegaskan bahwa karya sastra bukan sekadar produk estetika, melainkan juga cermin kompleksitas persoalan kemasyarakatan.

Melalui kajian ini, mahasiswa FSB UNG memperlihatkan bahwa sastra dapat menjadi alat kritik sosial yang kuat dan relevan dalam memahami dinamika kehidupan masyarakat Indonesia dari perspektif budaya dan kelas.