Makna Tersembunyi di Balik Visual Film “Maleficent: Mistress of Evil”: Kajian Semiotika Ungkap Kompleksitas Tanda

fsb.ung.ac.idPenelitian – Film tidak sekadar menjadi media hiburan visual, tetapi juga sarat makna yang dapat dikaji secara ilmiah. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh Tasya Rahim dalam skripsinya yang berjudul A Visual Sign Analysis of Characters in Maleficent: Mistress of Evil. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo.

Di bawah bimbingan Prof. Dr. Kartin Lihawa, M.Pd sebagai pembimbing I dan Dr. Usman Pakaya, S.S, M.A sebagai pembimbing II, penelitian ini berfokus pada analisis tanda visual yang direpresentasikan oleh karakter dalam film Maleficent: Mistress of Evil karya sutradara Joachim Rønning.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tanda-tanda visual yang ditampilkan oleh karakter mampu membangun makna dalam film. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, Tasya menerapkan teori semiotika dari Ferdinand de Saussure dan Roland Barthes untuk mengurai hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified), serta menggali makna denotatif, konotatif, hingga mitos yang terkandung dalam visual film.

Objek penelitian berupa film dianalisis melalui teknik observasi intensif, identifikasi tanda visual, serta dokumentasi adegan-adegan yang relevan. Dari proses tersebut, ditemukan sebanyak 74 data yang menunjukkan beragam tanda visual yang melekat pada karakter.

Hasil penelitian mengungkap bahwa tanda visual dalam film bersifat polisemik, yakni satu tanda dapat menghasilkan beragam makna tergantung pada konteks naratif dan budaya yang melingkupinya. Visual yang ditampilkan tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga menjadi medium penting dalam membangun pesan ideologis yang kompleks dan dinamis.

Temuan ini menegaskan bahwa film seperti Maleficent: Mistress of Evil memiliki lapisan makna yang lebih dalam dari sekadar cerita fantasi. Melalui pendekatan semiotika, penelitian ini membuka perspektif baru dalam memahami bagaimana visual berperan dalam menyampaikan pesan, nilai, dan ideologi kepada penonton.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian linguistik dan semiotika, khususnya dalam analisis media visual, serta mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dalam membaca makna di balik karya audio-visual.

Artikel selengkpnya dapat dilihat disini