Prof. Djohan Pakar Seni dan Pendidikan ISIY Soroti Reposisi Kurikulum Seni Budaya di Era Teknologi pada Seminar Nasional Sendratasik UNG 2025

fsb.ung.ac.idGorontalo – Jurusan Pendidikan Sendratasik, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Meningkatkan Kreativitas untuk Merawat Seni Tradisi dalam Bingkai Pendidikan” pada Kamis, 31 Juli 2025. Seminar ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan partisipasi daring melalui platform Zoom dan luring di Auditorium UNG.

Seminar ini menghadirkan keynote speaker nasional, Prof. Dr. Djohan, M.Si, pakar seni dan pendidikan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Dalam presentasinya yang disampaikan secara daring, beliau membawakan materi berjudul “Reposisi Kurikulum Seni Budaya dalam Pusaran Teknologi Mutakhir.” Dalam paparannya, Prof. Djohan menekankan pentingnya reformulasi kurikulum seni agar lebih responsif terhadap perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.

Acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG, segenap civitas akademika, ketua jurusan dan jajaran dosen Pendidikan Sendratasik, para alumni, guru seni budaya, siswa/i SMA/SMK, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan seni dan pendidikan di Indonesia.

Ketua Jurusan Pendidikan Sendratasik UNG, Dr. La Ode Karlan, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan, Seminar ini menjadi ruang strategis untuk menjembatani antara warisan seni tradisional dan tuntutan zaman digital. Kami berharap, melalui kegiatan ini, para pendidik dan pegiat seni dapat menemukan inspirasi dalam menyusun pendekatan kurikulum yang adaptif dan kreatif, namun tetap berakar pada budaya bangsa.”

Seminar ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan antar pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan seni, sekaligus menegaskan komitmen UNG dalam merawat dan mengembangkan seni tradisi sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional.