Transformasi Digital Perpustakaan, Mahasiswa FSB UNG Jadikan Perpustakaan SMA Negeri 2 Limboto Pusat Literasi Modern

fsb.ung.ac.idGorontalo – Upaya penguatan budaya literasi di sekolah terus mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Mahasiswa magang Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan pelatihan bertajuk “Transformasi Digital: Perpustakaan SMA Negeri 2 Limboto Jadi Jantung Literasi Siswa” di SMA Negeri 2 Limboto.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan fungsi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat sumber belajar yang modern, adaptif, dan ramah bagi siswa maupun tenaga pendidik. Transformasi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di era digital.

Salah satu bentuk implementasi kegiatan ini adalah penataan ulang ruang perpustakaan agar lebih nyaman dan menarik. Mahasiswa turut berkontribusi dalam menciptakan suasana ruang baca yang kondusif, sehingga mampu meningkatkan minat kunjung siswa. Selain itu, dilakukan pula penambahan koleksi literatur yang lebih beragam, mulai dari buku pelajaran, karya sastra, hingga karya ilmiah remaja yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran.

Transformasi digital juga diwujudkan melalui penerapan sistem manajemen perpustakaan berbasis digital. Sistem ini memudahkan siswa dalam menelusuri katalog buku dan mengakses informasi secara lebih cepat dan efisien. Kehadiran sumber belajar digital semakin memperluas akses literasi siswa, tidak terbatas pada media cetak semata.

Untuk menunjang kenyamanan belajar, perpustakaan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti area baca yang tenang, pendingin ruangan, serta akses internet. Fasilitas ini dimanfaatkan siswa untuk membaca, mengerjakan tugas, melakukan riset mandiri, hingga berdiskusi dalam kelompok kecil. Dengan demikian, perpustakaan menjadi ruang belajar yang aktif dan interaktif.

Tidak hanya berfokus pada sarana, program ini juga mendorong penguatan kegiatan literasi melalui berbagai agenda, seperti pemilihan Duta Perpustakaan serta kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa di bidang sastra dan seni. Kegiatan ini diharapkan mampu membangun keterlibatan siswa secara lebih luas dalam ekosistem literasi sekolah.

Melalui program ini, mahasiswa UNG menunjukkan peran strategis sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan. Transformasi perpustakaan yang dilakukan diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan, meningkatkan prestasi akademik, serta membentuk karakter siswa yang kreatif, kritis, dan berwawasan luas.

Dengan demikian, perpustakaan di SMA Negeri 2 Limboto tidak lagi sekadar ruang penyimpanan buku, melainkan telah bertransformasi menjadi “jantung literasi” yang menghidupkan proses belajar di lingkungan sekolah.