fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Semangat inovasi dan pengabdian mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris FSB UNG resmi dinyatakan lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Belmawa Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).
Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata kualitas, kreativitas, dan daya saing mahasiswa FSB UNG di tingkat nasional. Di tengah ketatnya proses seleksi program pengabdian kemahasiswaan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, HMJ Pendidikan Bahasa Inggris menjadi satu-satunya perwakilan dari UNG yang berhasil lolos melalui proposal inovatif bertajuk “Sinergi Digitalisasi Ekonomi Desa Cerdas berbasis SDGs melalui Ekosistem Literasi bermotif Appreciative Inquiry sebagai Penguatan Lifeskill Masyarakat Luwoo.”
Di bawah pendampingan Haris Danial, S.Pd., M.A., tim HMJ Pendidikan Bahasa Inggris berhasil menyusun gagasan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga menyentuh kebutuhan nyata masyarakat desa di era transformasi digital saat ini.
Tim tersebut diketuai oleh Arif Rahman Hakim M. dengan dukungan anggota Dian Pratiwi, Noerja Fadhilah Hadjaratie, Nirwana Maulidina, Abdul Rifki S. Ngou, Selvia Mallu Moito, Moh. Reynaldi Putra, Bambang Triyono, Andhika Chandra Hasan, Riang Juniarty Yusuf, Isra Djibu, Tatang Tolana, Alit Geraldi Abas, dan Fadhil Fahrezi Manoppo.
Melalui program ini, mahasiswa akan mendorong terbentuknya desa cerdas berbasis SDGs dengan memanfaatkan pendekatan Appreciative Inquiry, yakni metode pemberdayaan yang berfokus pada potensi dan kekuatan masyarakat sebagai modal utama pembangunan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun ekosistem literasi yang produktif sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola ekonomi desa secara digital.
Berbagai kegiatan dirancang untuk mendukung peningkatan lifeskill masyarakat, mulai dari pelatihan literasi digital, penguatan promosi UMKM berbasis media sosial, hingga pengembangan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal secara kreatif dan berdaya saing.
Ketua tim, Arif Rahman Hakim M., mengungkapkan bahwa keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui gerakan pengabdian yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan program yang benar-benar berdampak dan mampu membantu masyarakat berkembang di tengah tantangan era digital. Ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sekaligus mengabdi,” tuturnya.
Apresiasi juga datang dari Dekan Fakultas Sastra dan Budaya UNG Prof. Dra. Nonny Basalama, M.A., Ph.D, yang menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti meningkatnya kapasitas organisasi kemahasiswaan di lingkungan FSB UNG.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa FSB UNG mampu bersaing di tingkat nasional dengan membawa program-program kreatif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kami sangat bangga karena mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian yang kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap keberhasilan HMJ Pendidikan Bahasa Inggris dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat.
Keberhasilan lolos pendanaan PPK Ormawa Belmawa 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Universitas Negeri Gorontalo dalam mendorong lahirnya mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan global sejalan dengan visi UNG menuju World Class University melalui penguatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan.
#FSBMOLAMAHU