fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo, Bulan Hontinimbang Ligatu, berhasil menyelesaikan penelitian skripsi yang mengkaji dinamika bahasa perempuan dalam film populer Divergent. Penelitian ini berjudul “Negotiating Gender Identity and Power: A Sociolinguistic Analysis of Women’s Language in Divergent Movie.”
Penelitian tersebut dibimbing oleh Prof. Dr. Suleman Bouti, S.Pd, M.Hum sebagai pembimbing I dan Fahria Malabar, S.Pd.,M.A sebagai pembimbing II. Kajian ini mengangkat perspektif Sosiolinguistik untuk melihat bagaimana identitas gender dan relasi kekuasaan tercermin melalui pilihan bahasa yang digunakan oleh tokoh perempuan dalam film.
Fokus penelitian diarahkan pada tokoh utama Beatrice Prior, yang dianalisis berdasarkan teori bahasa perempuan yang dikemukakan oleh Robin Lakoff. Penelitian ini menyoroti tiga aspek utama, yakni jenis-jenis ciri bahasa perempuan yang digunakan oleh tokoh tersebut, distribusi penggunaannya dalam dua faksi sosial dalam film, serta pengaruh perubahan peran sosial terhadap gaya bahasa yang digunakan.
Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data penelitian berupa tuturan tokoh Beatrice yang kemudian diklasifikasikan sesuai dengan kategori ciri bahasa perempuan menurut Lakoff. Hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Beatrice menggunakan beberapa ciri bahasa perempuan, antara lain lexical hedges (penghalus leksikal), intensifiers (penguat makna), bentuk kesantunan tinggi, tag questions, serta penggunaan intonasi naik dalam percakapan.
Menariknya, penggunaan ciri-ciri bahasa tersebut tidak selalu muncul dalam konteks yang sama. Ketika Beatrice masih berada dalam faksi Abnegation, gaya bahasanya cenderung lebih santun, terkendali, dan mencerminkan nilai kesederhanaan serta kedisiplinan yang dianut oleh kelompok tersebut. Namun, setelah bergabung dengan faksi Dauntless, tuturan Beatrice menjadi lebih ekspresif, tegas, dan langsung.
Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan peran sosial yang dialami tokoh Beatrice berpengaruh signifikan terhadap cara ia berkomunikasi. Gaya bahasa yang digunakan tokoh tersebut beradaptasi dengan lingkungan sosial dan tuntutan peran yang dijalaninya sepanjang alur cerita film.
Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian sosiolinguistik, khususnya dalam memahami hubungan antara bahasa, identitas gender, dan konteks sosial dalam media populer. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa film dapat menjadi sumber data yang kaya untuk mengkaji fenomena kebahasaan dalam perspektif akademik.
Artikel penelitian selengkpnya dapat dilihat disini