fsb.ung.ac.id, Pengabdian – Mahasiswa Semester 4 Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), melaksanakan kegiatan turun lapangan berupa sosialisasi dan pelatihan teknik penulisan drama di SMA Negeri 4 Gorontalo, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengembangkan literasi sastra sekaligus meningkatkan kreativitas siswa di lingkungan sekolah.
Pelatihan yang diikuti 21 siswa kelas X tersebut berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa diberikan pemahaman mengenai teknik dasar penulisan drama, mulai dari pengenalan unsur-unsur drama, penyusunan alur cerita, penokohan, dialog, hingga praktik membuat naskah drama sederhana secara langsung.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh pihak SMA Negeri 4 Gorontalo dan turut dihadiri dosen pembimbing, Dr. Herson Kadir, S.Pd., M.Pd. Sambutan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah, Tri Imelda Tumolo, yang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut.
Menurutnya, pelatihan ini mampu memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memahami dunia sastra, khususnya penulisan drama, sekaligus mendorong tumbuhnya kreativitas dan budaya literasi di sekolah.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena membuka ruang bagi siswa untuk belajar mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui karya sastra,” ujarnya.
Adapun mahasiswa yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini yakni Miftahulzanna Kaani, Siti Amalia Thalib, Sitti Maisarah Usman, Afrizal Latip, Abdillah Moh Saldi Ancu, dan Maikel Abdurrahman Edsal. Para pemateri menyampaikan materi melalui metode sosialisasi, pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga praktik langsung menulis naskah drama agar siswa lebih mudah memahami konsep yang diberikan.
Suasana pelatihan berlangsung aktif dan komunikatif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat praktik menulis drama dan berdiskusi mengenai pengembangan alur cerita serta karakter tokoh.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat siswa terhadap dunia sastra sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan imajinatif melalui penulisan drama. Selain itu, siswa juga diajak memahami bahwa karya sastra dapat menjadi media ekspresi diri dan pembentukan karakter.
Melalui pelatihan tersebut, siswa memperoleh berbagai manfaat, seperti meningkatnya pemahaman mengenai teknik dasar penulisan drama, bertambahnya keterampilan menulis kreatif, hingga tumbuhnya rasa percaya diri dalam menuangkan ide dan gagasan ke dalam bentuk karya sastra.
Para pelaksana berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi positif mahasiswa dalam mendukung pengembangan pendidikan, literasi, dan sastra di lingkungan sekolah. Dengan adanya pelatihan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kreativitas serta menghasilkan karya-karya sastra yang inovatif dan inspiratif.

#FSBMOLAMAHU