Kunjungi FSB, Dewas BLU UNG Tekankan Tata Kelola Akuntabel dan Target Internasionalisasi Kampus

fsb.ung.ac.idGorontalo – Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Sastra dan Budaya (FSB), Selasa (5/5). Kunjungan ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola yang akuntabel sekaligus mendorong percepatan target internasionalisasi kampus.

Rombongan Dewas BLU UNG terdiri dari Wakil Ketua I Dewan Pengawas, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, S.Sos, M.B.A, serta Sekretaris Dewan Pengawas Dr. Rio Monoarfa, SE.Ak., M.Si., CA, . Kehadiran tim disambut langsung oleh pimpinan fakultas bersama pimpinan jurusan, ketua dan sekretaris penjaminan mutu, serta tenaga kependidikan di lingkungan FSB.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan FSB memaparkan capaian kinerja tahun 2025 dan Triwulan I 2026 yang menunjukkan tren positif. FSB mencatat keberhasilan strategis melalui akreditasi unggul pada sejumlah program studi, capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) terbaik tingkat universitas, serta peningkatan publikasi ilmiah nasional dan internasional, termasuk kerja sama riset lintas negara.

Dekan juga menegaskan komitmen FSB dalam mendukung agenda internasionalisasi UNG. Salah satu target besar yang menjadi perhatian adalah pencapaian 200 mahasiswa internasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan reputasi global perguruan tinggi. Target ini dinilai membutuhkan sinergi seluruh fakultas, termasuk FSB dalam memperluas jejaring kerja sama internasional dan meningkatkan daya tarik program studi berbasis bahasa dan budaya.

Selain itu, penguatan sumber daya manusia turut menjadi sorotan. FSB melaporkan capaian penting berupa target perolehan Guru Besar di Jurusan Sendratasik (Seni Drama, Tari, dan Musik), yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik, khususnya dalam pengembangan riset dan publikasi di bidang seni dan budaya.

Wakil Ketua I Dewas BLU UNG dalam arahannya menekankan bahwa tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berbasis kinerja merupakan kunci utama dalam sistem BLU. Ia juga menyoroti pentingnya relevansi program studi dengan kebutuhan dunia kerja serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional dan global.

“Setiap unit kerja harus mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan berdampak nyata, baik dalam aspek akademik maupun pengelolaan sumber daya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Dewas BLU UNG menambahkan bahwa akuntabilitas keuangan dan ketepatan pelaporan menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.

Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan evaluasi, yang membahas strategi penguatan tata kelola, peningkatan kerja sama internasional, serta kontribusi terhadap pemeringkatan global. Dewas juga mendorong FSB untuk terus berinovasi dalam pengembangan program akademik berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi Fakultas Sastra dan Budaya UNG untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi internasionalisasi kampus.

#FSBMOLAMAHU