Mahasiswa Bahasa Inggris Hadirkan “Latecomer English Challenge”, Disiplin dan Kepercayaan Diri Siswa Meningkat

fsb.ung.ac.idPengabdian – Upaya kreatif dalam menanamkan kedisiplinan sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris melalui kegiatan bertajuk Latecomer English Challenge. Kegiatan ini berlangsung di gerbang SMA Negeri 1 Telaga Biru pada Senin, 27 April 2026, usai pelaksanaan upacara bendera.

Program ini melibatkan siswa yang datang terlambat, petugas keamanan sekolah Bapak Azis, Bapak Pence, dan Bapak Alfian serta mahasiswa peserta UNG Mengajar Batch 9 yang dibimbing oleh Prof. Dr. Moon Hidayati Otoluwa M.Hum. Alih-alih memberikan hukuman konvensional, mahasiswa menghadirkan pendekatan edukatif dengan mengajak siswa mengikuti tantangan berbahasa Inggris secara langsung.

Pelaksanaan kegiatan dimulai ketika mahasiswa menunggu di depan gerbang sekolah untuk menyambut siswa yang datang terlambat. Siswa kemudian diarahkan membentuk barisan dan mengikuti Latecomer English Challenge melalui aktivitas komunikasi sederhana. Mereka diminta memperkenalkan diri, menjawab pertanyaan dasar seperti “What is your name?” dan “How are you?”, serta menyebutkan kosakata dalam bahasa Inggris.

Kegiatan ini dirancang secara interaktif dan komunikatif agar siswa tetap merasa nyaman dan tidak tertekan. Mahasiswa juga memberikan bimbingan langsung bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat, sehingga suasana pembelajaran tetap suportif dan menyenangkan.

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus mengembangkan keterampilan berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan aspek aturan, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa pengalaman belajar yang praktis.

Hasilnya, siswa menunjukkan respons yang cukup positif. Meskipun sebagian masih mengalami kesulitan, mereka tetap berani mencoba dan mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam bentuk sederhana. Hal ini menjadi indikasi bahwa metode pembelajaran yang inovatif mampu mendorong partisipasi aktif siswa.

Melalui program ini, diharapkan siswa tidak hanya lebih disiplin dalam mengatur waktu, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dan kemampuan yang lebih baik dalam menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

#FSBMOLAMAHU