BNN dan Densus 88 Gaungkan Semangat Anti Narkoba dan Anti Radikalisme di FSB UNG

fsb.ung.ac.idGorontalo – Upaya memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba dan paham radikal terus digencarkan. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo berkolaborasi dengan Densus 88 gelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (PG4N), Selasa (5/5/2026), di Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FSB UNG, Dr. Herson Kadir, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan kampus dari pengaruh negatif, baik narkoba maupun radikalisme.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam membentengi diri dan lingkungan dari ancaman yang merusak masa depan bangsa,” ujarnya.

Perwakilan BNN Kota Gorontalo, Mulyati Imran, S.Km., dalam pemaparannya menguraikan berbagai jenis narkotika yang kini marak beredar serta dampak serius yang ditimbulkan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Ia juga mengajak mahasiswa untuk berani menolak serta melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Sementara itu, pemateri dari Densus 88 Mabes Polri, Iptu Teguh Pribadi, S.E., menyoroti bahaya radikalisme yang kerap menyasar generasi muda melalui berbagai platform, termasuk media sosial. Ia mengingatkan pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Mahasiswa harus mampu menjadi filter informasi. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah. Radikalisme sering masuk secara halus, sehingga kewaspadaan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan mahasiswa FSB UNG semakin memiliki pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba dan radikalisme, serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan kondusif.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum dalam menjaga generasi muda sebagai aset bangsa agar tetap berada di jalur yang positif dan produktif.

#FSBMOLAMAHU