Mahasiswa UNG Hadirkan Gerakan Literasi Sekolah Berbasis Digital di SMK Negeri 1 Batudaa

fsb.ung.ac.idGorontalo – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang tergabung dalam Program UNG Mengajar Batch 8 melaksanakan inovasi pendidikan melalui Gerakan Literasi Sekolah dan Smart Literasi Digital di SMK Negeri 1 Batudaa. Program ini berlangsung selama dua minggu dan dipusatkan di halaman sekolah yang disulap menjadi ruang literasi terbuka bagi peserta didik.

Pelaksanaan program ini diawali dengan observasi selama tiga hari yang dilakukan oleh mahasiswa di lingkungan sekolah. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa motivasi membaca siswa masih relatif rendah, serta pemanfaatan perpustakaan sekolah belum optimal. Selain itu, dominasi koleksi buku pelajaran di perpustakaan dinilai kurang mampu menarik minat siswa untuk membaca secara mandiri di luar kebutuhan akademik.

Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa menjadikan Gerakan Literasi Sekolah dan Smart Literasi Digital sebagai program unggulan dalam kegiatan MBKM. Program ini tidak hanya melibatkan mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, tetapi juga berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, seperti Bimbingan dan Konseling, Ekonomi, dan Teknik. Meski demikian, perencanaan konsep, pengelolaan kegiatan, hingga pelaksanaan inti program literasi digerakkan secara aktif oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai motor utama.

Kegiatan literasi dilaksanakan melalui pendekatan terpadu, yakni secara konvensional dan digital. Siswa diajak untuk membaca berbagai jenis bacaan, berdiskusi, serta menyampaikan gagasan baik secara lisan maupun tulisan. Di sisi lain, aspek literasi digital juga diperkuat dengan memberikan pemahaman kepada siswa tentang penggunaan teknologi secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.

Implementasi program ini menunjukkan hasil yang positif. Antusiasme dan partisipasi siswa meningkat secara signifikan selama kegiatan berlangsung. Pihak sekolah pun memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan inspiratif.

Melalui program ini, mahasiswa UNG berharap Gerakan Literasi Sekolah tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi budaya yang berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas literasi dan kesiapan generasi muda menghadapi tantangan era digital.