fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Mahasiswa magang Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dari Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan workshop bertajuk “Peningkatan Keterampilan Mengajar di Era Digital bagi Pengajar Yayasan SMP Al-Hidayah Islamic School Gorontalo” di SMP Al-Hidayah Islamic School Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung peningkatan kompetensi guru.
Workshop yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA ini diikuti oleh para pengajar dengan antusias tinggi. Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang pendidikan, yakni Prof. Dr. Sayama Malabar, M.Pd, Ayu Hidayanti Ali, S.Pd., M.Pd, Puspita Dian Agustin, S.Pd., M.Pd, serta Dr. Sitti Rachmi Masie, S.Pd., M.Pd.. Para pemateri menyampaikan berbagai topik penting, mulai dari strategi pembelajaran inovatif, pemanfaatan media digital, pengembangan perangkat ajar, hingga peningkatan kreativitas guru dalam proses belajar mengajar.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya adaptasi guru terhadap perkembangan teknologi agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab turut menjadi ruang refleksi bagi para peserta untuk berbagi pengalaman serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Salah satu aspek menarik dalam workshop ini adalah penggunaan Curipod sebagai media pembelajaran digital. Melalui aplikasi tersebut, peserta diajak untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas, seperti menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga mengeksplorasi ide-ide kreatif secara langsung. Pendekatan ini menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan menyenangkan.
Pemanfaatan Curipod memberikan pengalaman praktis bagi para guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta motivasi siswa di kelas.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, ditandai dengan interaksi dua arah yang dinamis antara pemateri dan peserta. Salah satu pemateri, Ayu Hidayanti Ali, menyampaikan harapannya agar pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dapat terus dikembangkan. “Semoga aplikasi ini dapat bermanfaat bagi para guru dalam meningkatkan kualitas media pembelajaran, sehingga proses belajar siswa menjadi lebih menarik, interaktif, dan bermakna,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa magang berharap workshop yang diselenggarakan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pengajaran. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan, sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan.