Wordwall Ubah Asesmen Puisi Jadi Lebih Menarik, Ini Temuan Mahasiswa UNG

fsb.ung.ac.idPenelitian – Transformasi digital tidak hanya mengubah cara guru mengajar, tetapi juga cara peserta didik dinilai. Di tengah berkembangnya teknologi pendidikan, penggunaan aplikasi berbasis digital semakin menjadi alternatif untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Fenomena ini menjadi fokus penelitian yang dilakukan oleh Adlin, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

Penelitian yang dibimbing oleh Prof. Dr. Supriyadi, M.Pd. sebagai Pembimbing I dan Dr. Muslimin, S.Pd., M.Pd. sebagai Pembimbing II ini mengkaji penggunaan aplikasi Wordwall dalam asesmen pembelajaran teks puisi pada peserta didik kelas XI Madrasah Aliyah Sabrun Jamil Botupingge Tahun Pelajaran 2024/2025.

Di era digital saat ini, asesmen tidak lagi harus dilakukan melalui cara-cara konvensional seperti tes tertulis di atas kertas. Berbagai platform digital hadir menawarkan pengalaman belajar dan penilaian yang lebih dinamis. Salah satunya adalah Wordwall, aplikasi yang memadukan unsur pembelajaran dan permainan (gamification) sehingga mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik selama proses evaluasi berlangsung.

Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menelaah bagaimana rancangan, pelaksanaan, dan evaluasi penggunaan Wordwall dalam pembelajaran teks puisi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, serta pengujian langsung terhadap penggunaan aplikasi dalam proses asesmen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan Wordwall disusun secara sistematis dengan mengintegrasikan aspek pedagogis, teknis, dan visual yang sesuai dengan kurikulum serta indikator pembelajaran puisi. Materi mengenai unsur-unsur pembangun puisi berhasil dikemas dalam format digital yang menarik sehingga memudahkan peserta didik memahami materi sekaligus mengikuti proses penilaian.

Dalam praktiknya, penggunaan fitur kuis digital bertema Wooden Desk terbukti mampu menciptakan suasana asesmen yang lebih interaktif dan adaptif. Berbagai fitur gamifikasi seperti leaderboard, timer, dan sistem penilaian otomatis menjadikan proses evaluasi terasa lebih menyenangkan dibandingkan metode konvensional.

Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan Wordwall memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik. Adanya tantangan dalam bentuk permainan membuat siswa lebih aktif berpartisipasi, lebih percaya diri dalam menjawab soal, dan lebih antusias mengikuti kegiatan asesmen. Dengan kata lain, proses penilaian tidak lagi dipandang sebagai aktivitas yang menegangkan, melainkan sebagai pengalaman belajar yang menarik.

Lebih jauh, hasil evaluasi menunjukkan bahwa Wordwall mampu berfungsi sebagai instrumen asesmen yang praktis dan akurat dalam mengukur kompetensi peserta didik pada pembelajaran sastra, khususnya teks puisi. Kemudahan penggunaan, kecepatan pengolahan hasil, serta tampilan yang menarik menjadi nilai tambah yang mendukung efektivitas aplikasi ini di lingkungan sekolah.

Menurut penelitian tersebut, keberhasilan penggunaan Wordwall menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran sastra bukan hanya memungkinkan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas proses evaluasi. Inovasi ini sekaligus membuktikan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat dikemas secara kreatif tanpa mengurangi substansi akademiknya.

Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan asesmen berbasis teknologi yang sesuai dengan karakteristik generasi digital saat ini. Di tengah tuntutan transformasi pendidikan abad ke-21, Wordwall hadir sebagai salah satu solusi yang mampu menjembatani kebutuhan pembelajaran yang efektif, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Artikel penelitian selengkpnya dapat dilihat disini

#FSBMOLAMAHU