Antara Veronika dan The Beatles: Dua Wajah Kreativitas di Era Musik Kecerdasan Buatan

fsb.ung.ac.id, Opini – Ada dua rekaman yang secara tidak sengaja, menjadi semacam cermin zaman. Yang pertama berdurasi beberapa menit, lahir dari percakapan ringan seorang kreator media sosial di Indonesia; yang kedua merupakan penyelesaian sebuah demo kaset lusuh dari tahun 1970-an milik seorang musisi yang telah lama tiada. Keduanya melibatkan kecerdasan buatan. Keduanya mendapat perhatian dunia. Namun cara mereka […]
Bermain Peran dan Speaking: Cara Kreatif Mahasiswa Bahasa Inggris Membangun Kepercayaan Diri

fsb.ung.ac.id, Gorontalo – Di tengah berkembangnya metode pembelajaran modern, kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris tidak lagi cukup dipelajari hanya melalui teori di dalam kelas. Dibutuhkan ruang yang mampu melatih keberanian, ekspresi, dan kreativitas mahasiswa secara langsung. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan “Pelatihan Teknik Bermain Peran Berkonsep PKKMB” yang dilaksanakan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Ruangan Saronde, […]
Pentingnya Nutrisi Intelektual (Refleksi di Hari Buku Nasional 17 Mei), Oleh: Argariawan Tamsil

fsb.ung.ac.id, Opini – Mari sejenak mengamati di sekeliling kita hari ini, lalu mulai menghitung. Ada berapakah toko buku yang tersedia di kota kita hari ini? Setelah itu, mari kita melihat seramai apa pengunjung dalam setiap harinya? Atau, mari kita jalan-jalan ke perpustakaan yang ada di daerah kita, dan melihat kenyataan bahwa seramai apa pengunjungnya dibandingkan dengan tempat lainnya? […]
Tinjauan Deksis Atas Lagu Indonesia Raya: Dekatkah Kita dengan Tanah Air Kita, Indonesia?

Oleh: Dr. Adriansyah Abu Katili, S.S., M.Pd fsb.ung.ac.id, Opini – Lagu kebangsaan adalah lagu yang sangat sakral bagi bangsa Indonesia. Lagu itu kita nyanyikan pada upacara saat penaikan bendera Merah Putih. Lagu itu berisi semangat kebangsaan, seruan persatuan Indonesia, cinta tanah air, dan cita-cita membangun jiwa dan raga bangsa Indonesia. Saya tertarik meninjau lagu itu dari sudut pandang pragmatik, khususnya […]
Tamu’u dan Olabu: Solidaritas Saudara dan Pengorbanan dalam Epik Gorontalo

Oleh: Dr. Herman Didipu, S.Pd., M.Pd. fsb.ung.ac.id, Opini – Dalam khazanah sastra lisan Gorontalo, tanggomo tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian sejarah dan nilai-nilai kepahlawanan. Salah satu kisah heroik yang paling menarik adalah Tamu’u Olabu. Kisah ini berlatar di Kwandang, pantai utara Gorontalo, dan mengisahkan dua orang saudara kandung, Tamu’u dan Olabu, yang […]
Mars FSB Bukan Sekadar Lagu: Saatnya Jadi Wajah Baru Branding Fakultas

Oleh: Wahyudin Radjak, M.Sn fsb.ung.ac.id, Opini – Di tengah derasnya arus digitalisasi, cara lembaga pendidikan membangun citra tak lagi cukup mengandalkan pendekatan konvensional. Fakultas Sastra dan Budaya (FSB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tampaknya mulai membaca peluang itu, bukan dari baliho atau brosur, melainkan dari sesuatu yang selama ini akrab namun kerap terabaikan: lagu mars fakultas. Mars FSB yang […]
Monggumo: Suara Leluhur yang Menghidupkan Makna Ibadah di Hari Raya, oleh: Yunus Dama

fsb.ung.ac.id, Opini – Di Gorontalo, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha tidak sekadar menjadi momentum ritual keagamaan yang sarat makna spiritual. Lebih dari itu, keduanya menjelma sebagai ruang pertemuan antara adat dan agama, dua unsur yang hidup berdampingan dan saling menguatkan dalam kehidupan masyarakat. Di antara gema takbir dan langkah jamaah menuju lapangan sholat, ada satu […]
Tradisi Jawa Tondano: Punggoan sebagai Ruang Spiritual dan Kebersamaan

Oleh: Dr. Mimy Astuty Pulukadang, S.Pd., M.Sn fsb.ung.ac.id, Opini – Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, berbagai tradisi lokal tetap bertahan sebagai penanda identitas budaya masyarakat. Salah satunya adalah tradisi Punggoan yang hidup di kalangan masyarakat Jawa Tondano. Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi ruang spiritual dan sosial yang mempertemukan nilai religius, kebersamaan, serta penghormatan […]
Jenang Reksonegoro: Warisan Rasa yang Merawat Kearifan Lokal Jawa Tondano

Oleh: Dr. Mimy Astuty Pulukadang, S.Pd., M.Sn fsb.ung.ac.id, Opini – Di tengah arus modernisasi yang kian deras, Desa Reksonegoro tetap berdiri sebagai ruang ingatan yang hidup bagi masyarakat Jawa Tondano. Desa ini bukan sekadar destinasi wisata, melainkan lanskap budaya yang merawat nilai, tradisi, dan identitas. Setiap tahun, seminggu setelah Idul Fitri, denyut kehidupan desa ini terasa berbeda. […]
Temporan dalam Tradisi Jawa Tondano, Oleh: Mimy Pulukadang

fsb.ung.ac.id, Opini – Di tengah arus modernitas yang kian deras, ada hal-hal sederhana yang justru menyimpan makna paling dalam. Salah satunya adalah temporan (sebuah loyang kecil berisi beras) yang hidup dalam tradisi masyarakat Jawa Tondano di Desa Reksonegoro, Kabupaten Gorontalo. Sepintas, temporan tampak biasa saja. Namun, di balik kesederhanaannya, tersimpan lapisan makna sosial, budaya, dan religius yang begitu […]